Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Monday, October 24, 2016

Tips Mengolah Daging Kambing agar tidak Alot dan tidak Berbau Prengus


Daging kambing dapat diolah menjadi berbagai masakan yang dapat menggugah selera makan. Namun terkadang daging kambing yang kita masak masih alot, bahkan masih berbau prengus. Itu diakibatkan karena kita salah dalam mengolah daging kambing tersebut. Mari kita pelajari bagai mana cara mengolah daging kambing dengan benar agar daging kambing tidak alot dan tidak berbau prengus, sehingga hasil masakan yang kita buat menjadi enak dan lezat.

Tips Agar Daging Kambing Tidak Berbau Prengus


  • Lumurkan jahe yang telah dilumatkan pada daging kambing yang akan diolah. Aroma jahe yang kuat akan menutupi bau prengus pada daging kambing. Bisa juga jahe dilumatkan bersama bumbu lain.
  • Jangan mencuci daging kambing. Langsung olah daging kambing yang baru disembelih tanpa pernah mencucinya terlebih dahulu. Jika kita mencuci daging kambing tersebut justru akan membuat daging semakin alot dan berbau prengus. Bau amis akan berkurang dengan sendirinya jika kita oleh dengan benar. Oleh karena itu kita harus berhati hati saat menyembelih daging kambing agar tidak terkena kotoran.
  • Taburi garam pada daging kambing jika kita sudah terlanjur mencuci daging kambing tersebut. Garam berfungsi untuk menetralisir darah yang menyebabkan aroma tak sedap. Balurkan garam ke seluruh permukaan daging, kemudian diamkan selama 1 jam. Cuci kembali daging kambing sebelum diolah.
  • Siram dengan tetesan jeruk nipis sebelum daging kambing dimasa. Jika tidak ada jeruk nipis bisa dengan menggunakan daun jeruk limau.
  • Buang lemak yang menempel pada daging kambing karena lemak tersebut menumbulkan bau prengus pada daging kambing tersebut.
  • Parut buah nanas kemudian balurkan pada daging kambing. Diamkan selama satu jam dan daging kambing siap untuk diolah.
  • Rebus air dan beri air cuka, setelah mendidih masukkan daging kambing tersebut. Rebus beberapa menit, kemudian tiriskan.
  • Rebus daging kambing bersama potongan lobak secukupnya. Setelah setengah jam kemudian, pisahkan daging kambing dengan lobak. Daging kambing siap untuk diolah menjadi masakan yang kita inginkan.
  • Tambahkan bumbu dapur beraroma kuat seperti kapulaga. kayu manis, cengkeh, dan bumbu rempah lainnya. Bumbu-bumbu yang beraroma kuat seperti itu tidak hanya membuat rasa masakan menjadi nikmat, tetapi juga membantu menghilangkan bau tidak sedap pada daging.
  • Ambil daun jambu kluthuk kemudian remas remas daun tersebut bersama dengan daging kambing sebelum dimasak.
  • Potong potong tebu kemudian rebus bersama daging kambing selama setengah jam.
  • Rebus kacang hijau bersama dengan daging kambing. Setelah 10 menit, angkat dan tiriskan daging tersebut. 
  • Ambillah 2 potong arang lalu cucilah sampai bersih dari kotoran lain. Rebuslah daging kambing bersama-sama arang tsb, niscaya daging kambing tidak akan berbau lagi. Setelah itu masaklah dengan rempah-rempah sesuai resep pilihan anda
Tips Agar Daging Kambing Tidak Alot
  • Bungkus daging kambing dengan daun pepaya sebelum dimasak. Enzim dalam daun pepaya akan bekerja menjadikan daging kambing lebih empuk. Jika tidak ada daun pepaya, Anda juga bisa memanfaatkan daun jambu atau daun jati untuk membungkus daging kambing.
  • Jangan mencuci daging kambing. Selain untuk menghilangkan aroma prengus pada daging kambing, dengan cara tidak mencuci daging kambing juga akan membuat daging kambing tersebut menjadi tidak alot.


Tips Mengolah Agar Daun Pepaya Tidak Pahit



Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata masakan daun pepaya? Pasti kata "Pahit". Sangat berbanding terbalik bukan dengan rasa buahnya yang manis? Namun tahukah Anda, jika daun pepaya kita oleh dengan benar, maka rasa pahitnya akan sangat berkurang. Mari kita bahas bagaimana cara mengolah daun pepaya agar rasanya tidak pahit.

  • Menggunakan Tanah Liat
Cara ini merupakan cara paling umum yang digunakan ibu ibu dari dulu sampai sekarang. Caranya yaitu daun pepaya direbus bersama dengan tanah liat yang didapat dari kebun maupun tegalan. Setelah empuk, cuci daun pepaya yang telah direbus hingga bersih dan tanah liatnya hilang.
  • Menggunakan Daun Jambu Biji
Rebus daun pepaya bersama dengan daun jambu biji. Setelah mendidih tiriskan. Lalu ulangi rebus sekali lagi. Cara ini memang kurang praktis, tapi bisa mengurangi rasa pahit daun pepaya. 
  • Menggunakan Daun Singkong
Cara ini hampir sama dengan menggunakan daun jambu biji, yaitu merebus daun pepaya bersama dengan daun singkong. Setelah mendidih, pisahkan kedua daun tersebut. Namun ada juga yang memakannya bersama daun singkong.
  • Menggunakan Daun Jambu Mete
Rebus daun pepaya bersama dengan daun jambu mete. Setelah mendidih kemudian tiriskan, pisahkan kedua daun tersebut.
  • Menggunakan Garam Kasar
Ambil segenggam garam kasar, remas remas daun pepaya dengan garam hingga layu. Lalu cuci bersih daun pepaya, kemudian rebus hingga mendidih. Tisikan
  • Meremas dan Mencuci Ulang
Cara ini merupakan cara yang lebih praktis yaitu dengan meremas remas daun pepaya  hingga getahnya keluar. Setelah itu siram dengan air mengalir, sambil terus diremas remas hingga air remasannya tidak berwarna hijau lagi dan daun menjadi layu.
Sekarang sudah tahu kan cara menghilangkan rasa pahit pada daun pepaya? Dan tahukah Anda bahwa daun pepaya mempunyai banyak manfaat lho. Berikut ini merupakan manfaat dari daun pepaya yang akan membuat Anda segera ingi mengolahnya.

Manfaat Daun Pepaya

  1. Mengatasi jerawat
  2. Mengurangi rasa sakit saat haid
  3. Sifat anti kanker
  4. Menghambat pertumbuhan bakteri
  5. Meningkatkan imun tubuh
  6. Obat anti malaria
  7. Membantu dalam pencernaan
  8. Pencegahan demam berdarah
  9. Membantu menangani penyakit pembengkakan prostat
  10. Meningkatkan trombosit
  11. Mencegah katarak

Monday, November 9, 2015

Tips Membuat Ayam Goreng Krispi, Renyah, Kriuk



Bahan:
  • 1/5 kg ayam, khususnya bagian paha
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt merica
  • 2 siung bawang putih
  • minyak untuk menggoreng

Bahan I:
  • 1 btr telur ayam, ambil kuningnya saja
  • 1/4 sdt merica halys
  • 1/4 sdt garam
  • 1/4 sdt baking soda
  • 150 g tepung terigu
  • 20 g tepung maizena
  • 150 ml air es

Bahan II:
  • 200 g tepung terigu tinggi protein
  • 50 g tepung maizena
  • 1/4 sdt baking soda
  • 2 siung bawang putih

Cara membuat:
  1. Campur semua bahan I dan aduk merata. Tambahkan kuning telur dan air es sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Masukkan ke dalam lemari es sebentar.
  2. Campurkan semua bahan II hingga rata.
  3. Lumuri ayam dengan garam, bawang putih dan merica bubuk dan diamkan selama 15-20 menit sampai meresap.
  4. Campurkan daging pada bahan II kemudian gulingkan hingga terlapisi tepung. Masukkan pada bahan I dan kembali guling-gulingkan pada bahan II. Diamkan sejenak
  5. Panaskan minyak goreng dan goreng semua ayam hingga matang dan warnanya berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan sajikan.

Monday, October 26, 2015

Tips : Diet Sehat Agar Berat Badan Turun


Hai Sahabat RSK...  Tahu kah sahabat, kalau diet dengan cara hanya makan 1x dalam sehari itu justru malah tidak baik lho. Kenapa kok bisa gitu? Karena kalau metabolisme di dalam tubuh dapat terganggu atau melambat. Akibatnya proses pembakaran lemak juga melambat sehingga menimbulkan tumpukan lemak yang lebih besar di dalam tubuh. Selain itu juga tidak bagus bagi kesehatan lambung, apa lagi bagi pengidap penyakit mag.

Oh ya, saya hanya ingin mengingatkan bagi sahabat RSK, utamakan diet sehat, bukan diet cepat.

Baiklah, kali ini saya akan membagikan beberapa tips cara Diet Sehat Agar Berat Badan Turun.

  • Sarapan Itu Penting
Taukah Sahabat, bahwa sarapan pagi itu sangat penting karena sebagai sumber energi utama bagi tibuh kita. Sering kali kalau kita meninggalkan sarapan, akan membuat badan ini lemas saat beraktivitas sehingga menyebabkan kita ngemil sembarangan. Namun karena sedang diet, jadi usahakan sarapan yang tidak banyak mengandung lemak. Mulai sarapan dengan setangkup roti gandum panggang isi dadar 1 butir telur, ditambah 1 mangkuk salad. Atau bisa menggunakan menu alternatif lain seperti 100 gram nasi dengan 1 potong ikan ditambah 1 mangkuk sayur.
  • Jangan Melewatkan Makanan Utama
Penelitian membuktikan bahwa orang yang teratur makan pagi, siang, dan malam lebih dapat menjaga berat badan ideal. Sarapan yang mengandung cukup serat dan protein dapat membuat Anda tetap merasa kenyang hingga tiba waktu makan siang. Namun melewatkan makanan utama membuat Anda cenderung mengonsumsi banyak makanan ringan di sela-sela waktu makan utama.
  • Perbanyak Makan
Diet bukan berarti tidak makan sama sekali, namun makan lebih sering sekitar 5-6 kali sehari namun dalam porsi kecil. Namun makanan yang dikonsumsi tetap menu diet sehat rendah lemak dan tinggi protein.
  • Perhatikan Konsumsi Makanan Ringan
Menyantap makanan ringan yang berkalori tinggi memang berisiko membuat diet gagal. Namun ternyata jika makanan ringan itu jenis yang sehat dan berkalori rendah justru membuat orang jauh dari rasa lapar dan lebih mampu menjaga berat badan ideal. Makanan ringan kaya protein seperti kacang almond dapat menjaga metabolisme tubuh tetap bekerja maksimal.
  • Cukupi Kebutuhan Nutrisi
Tubuh Meskipun sedang diet, namun Anda tetap membutuhkan lemak dan karbohidrat. Namun lemak yang dipilih adalah lemak baik yang bisa Anda dapatkan dari alpukat, salmon, minyak zaitun dan lainnya untuk membantu transportasi nutrisi ke seluruh jaringan tubuh.
Sedangkan untuk karbohidrat, Anda bisa mendapatkannya dari dari makanan ber-GI (Glikemik Indeks) rendah seperti ubi, oatmeal, gandum dan lainnya sebagai sumber energi saat beraktivitas.
  • Salad Sayuran untuk Makan Siang
Saat makan siang, Anda bisa mencoba salad yang tetap membuat Anda tetap terhidrasi. Sayuran yang mengandung serat dapat memperlancar sistem pencernaan dan membuang racun-racun lewat kotoran.
  • Tetap Makan Malam
Tubuh tetap membutuhkan protein saat tidur untuk memaksimalkan pertumbuhan. Hal penting yang harus Anda kurangi adalah menu makanan berkarbohidrat. Anda bisa memasaknya sendiri seperti dada ayam tanpa kulit yang dipanggang, merebus kentang, masak nasi merah dan tumis sayuran.
  • Perbanyak Minum Air Putih
Minumlah air putih minimal 8-10 gelas setiap hari yang dapat melancarkan metabolisme tubuh dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
  • Buah dan Sayur
Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayur yang mengandung serat tinggi untuk mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner. Konsumsilah minimal 5 porsi buah dan sayur sehari dan variasikan jenisnya setiap hari.
  • Hindari Menu Makanan Pemicu Kegemukan
Kurangi konsumsi garam, hindari camilan seperti keripik dan snack. Hindari juga minuman bersoda, alcohol, atau yang mengandung kafein yang berlebihan. 
  • Aktif bergerak.
Sebagai langkah awal, Anda tidak perlu berolahraga secara rutin untuk tetap merasa bugar. Lakukan suatu hal yang Anda sukai agar aktivitas tersebut dapat dilakukan berulang-ulang seperti bermain futsal bersama rekan kerja atau bersepeda bersama keluarga. Menjadwalkan olah tubuh di pagi hari sebelum mulai beraktivitas merupakan cara terbaik bagi Anda yang merasa kesulitan untuk meluangkan waktu juga. Usahakan untuk berolahraga setidaknya 2-3 jam per minggu.
  • Jangan Lupa Berolah raga
Diet dapat memberikan hasil yang maksimal jika Anda mengkombinasikan dengan olahraga selama 60-90 menit, 3-4 kali seminggu. Anda bisa melakukan jogging, jalan kaki, bersepeda untuk membakar lemak tubuh. 

Wednesday, October 21, 2015

Tips Membuat Donat Agar Hasil Maksimal




Hai semuanya, apakah Anda pernah membuat donat dan hasilnya belum sesuai yang di inginkan? Oke, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan Tips Membuat Donat Agar Hasil Maksimal dan Enak

Oya untuk resep donatnya bisa cek di Resep Donat Enak.

Berikut ini beberapa tips untuk membuat donat:
  1.  Pemakaian gula dalam membuat adonan donat jangan sebanyak adonan roti manis yak. Karena kalau terlalu manis, nanti kalau digoreng apinya harus dikecilkan sehingga memakan waktu menggoreng yang lebih lama dan hasilnya pun lebih berminyak.
  2. Minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng donat sebaiknya minyak goreng padat yak, biar permukaan donat yang telas selesai digoreng menjadi kering.
  3. Saat akan menggoreng donat, minyak sudah harus dalam keadaan panas.
  4. Jika adonan donat belum membentuk lingkaran di sekeliling permukaan donat, berarti donat belum saatnya digoreng. Jadi, adonan arus didiamkan kembali. Sebab, donat yang mengembang dengan baik akan memiliki lingkaran tersebut.
  5. Ingat, donat jangan sering dibolak-balik ketika digoreng agar garis lingkaran putih disekeliling permukaan donat tidak hilang
Ada lagi nih tips lain dalam menangani donat yang bantat, cek Tips untuk Menangani Beberapa Masalah Saat Memasak Donat.
Okei, selamat mencoba. Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda...


Tips : Mengetahui Penyebab Kegagalan dalam Pembuatan Roti

Apakah teman-temanpernah mengalami kegagalan saar membuat roti???
Hmmm... Mungkin teman-teman perlu mengetahui beberapa sebab dan akibat kegagalan yang sering terjadi dalam pembuatan kue.


( Sumber gambar : http://dapur-harmoni.blogspot.co.id/2014/08/5-jenis-kegagalan-kue-sus-kemungkinan.html)

Berikut ini adalah sebab dan akibatnya :
  • Kue Terlalu Keras
 Kue yang terlalu keras bisa disebabkan oleh komposisi resep yang keliru. Perlu diketahui bahwa perbandingan bahan yang baik adalah 3:2:1:1/2. Artinya, bila menggunakan 300g tepung terigu maka mentega yang dibutuhkan adalah 200g, sedangkan dula 100g, dan telur 50g. Disamping itu juga dikarenakan kue terlalu lama dioven.
  • Kue Cokelat Pada Bagian Bawah, Tapi Belum Matang Pada Bagian Tengah
Hal ini bisa terjadi karena api oven tidak merata atau oven terlalu panas. Selain itu, juga disebabkan oleh jarak loyang ke api terlalu dekat atau karena pengolesan margaring yang terlalu banyak pada loyang.
  • Bagian Luar Kue Sudah Kering, Taping Bagian Dalam Kue Masih Masah
Hal ini bisa terjadi karena panas oven yang terlalu tinggi. Oleh karena itu perhatikan suhu oven dengan baik sebelum kita memasukkan kue ke dalam oven.
  • Kue Mawur
Kue mawur bisa terjadi karena bahan margarin atau mentega terlalu banyak. Untuk mengatasinya, tambahkan sedikit putih telur dalam adonan saat margarin dikocok.
  • Kue Terlalu Pucat
Meskipun kue sudah matang, tetapi warnanya pucat. Hal ini kemungkinan besar terjadi akibat gula yang dipakai kurang banyak.
  • Kue Kering yang Berisi, Terbuka saat Dioven 
Sering kali kue yang diisi terbuka sambungannya saat dioven, hal itu terjadi karena kesalahan saat memulung adonan yang mengakibatkan isi kue mengenai bagian sambungan kue, sehingga kue tidak melekat dengan sempurna.

Okei, sekian tips dari saya. Semoga bermanfaat....

Donat Bantat? Tidak Enak? Ini tipsnya


Pengalaman pribadi nih. Pertama kali saya memasak jenis kue tu saya membuat donat. Karena dulu belum punya oven jadi cari alternatif kue yang digoreng. Untuk percobaan pertama sih kata kakak enak untuk seorang pemula, tapi masih belum sempurna, karena donatnya agak bantat dan kulitnya terlihat gosong.

Oya untuk resep donatnya bisa cek di Resep Donat Enak.

Kali ini saya berbagi ilmu kepada sahabat RSK mengenai beberapa Tips untuk Menangani Beberapa Masalah Saat Memasak Donat.
  • Donat berasa asam? (pengalaman pribadi)
Donat berasa asam karena kebanyak ragi atau proses fermentasi terlalu lama. Gas CO2 yang ada didalam adonan tidak bisa keluar sehingga menyatu dengan gula dan membentuk alkohol berlebihan, alhasil rasanya asam.
Selain itu, kebanyakan backing powder ternyata juga bisa menyebabkan rasa asam pada donat bahkan pada cake lainnya.
Jenis tepung terigu juga berpengaruh, tepung terigu dengan protein dibawah 7% dan ph terlalu rendah bisa menyebabkan rasa masam.
  • Donat bantat?
Disarankan untuk mencampur tepung terigu protein tinggi 70% dan 30% tepung terigu protein rendah agar donat mengembang dengan sempurna dan tidak keras.
Penggunaan ragi yang kurang, menyebabkan donat tidak mengembang sempurna. Ragi instan yang kurang bagus dan udah lama juga bisa menyebabkan donat bantat.
Kurang kalis dalam menguleni adonan merupakan penyebab lain dari kegagalan dalam pembuatan donat.
Gunakan terigu/ kentang dengan takaran yang tepat. Kelebihan terigu atau kentang untuk donat kentang, merupakan salah satu penyebab donat menjadi bantat.
Waktu fermentasi yang terlalu singkat menyebabkan donat belum mengembang sempurna, sehingga ketika digoreng donat menjadi bantat.
  • Donat gosong tapi belum matang?
Permukaan luar donat terlihat gosong, padahal di adonan dalam donatnya belum matang sempurna itu bisa disebabkan karena api terlalu besar. Gunakan api kecil saja. Kalau terlalu gosong padahal api sudah kecil kemungkinan karena kebanyakan gula atau faktor minyak goreng yang dipakai. Usahakan pakai minyak goreng yang baru (bukan sisa penggorengan) dan jenis minyak goreng padat
Oya cek juga nih Tips Membuat Donat Agar Hasil Maksimal dan Enak.
Semoga bermanfaat ya.

Monday, August 26, 2013

Tips : Membuat Es Krim Pondan Lembut


Es krim merupakan salah satu makanan favorit dari anak anak sampai orang tua. Saya juga salah satu penggemar es krim, apa lagi yang rasa cokelat. Emmm nyam nyam... Di rumah saya juga sering buat es krim sendiri, tapi pakai resep pondan tentunya... Hehe... Yah walaupun caranya cuman simple, yaitu dicampur dengan air lalu di mixer sampai mengembang, tapi hasilnya selalu saja mengeras dibagian bawah. Jadi teksturnya tidak lembut seperti es krim es krim dengan merek ternama.

Nah kali ini saya akan ngasih tipsnya agar es krim yang kita buat bisa lembut.
  1. Campur 1 resep pondan dengan air es (kalau di resep tertulis 150ml air es, tapi biasanya saya pakai 200ml air es). Untuk rasa bisa disesuaikan dengan kesukaan, kalau saya lebih suka rasa cokelat.
  2. Kocok dengan mixer dengan kecepatan tinggi -+ 5 menit atau sampai benar benar mengembang. Kalau saya biasanya 5 menit udah cukup
  3. Masukkan adonan ke dalam freezer.
  4. Jika adonan sudah agak mengeras (kalau saya sekitar 2 jam dari kulkas, tergantung temperatur kulkas) keluarkan lalu mixer lagi selama 1 menit.
  5. Masukkan lagi ke freezer.
  6. Ulangi langkah 4 dan 5 sampai 3 atau 4 kali
  7. Sajikan

Jadi deh es krim lembut dan enak, hanya dengan modal 6-7ribu rupiah teman teman bisa makan es krim sepuasnya, karena porsinya lumayan besar.

Ingat ya, kalau tidak langsung disajikan, es krim haruslah di simpan di freezer yang suhunya seperti suhu penyimpanan es krim, jangan terlalu dingin, soalnya kalau terlalu dingin nanti hasilnya juga akan mengeras lagi. Tapi kalau emang pengaturan freesernya begitu ya caranya kalau mau makan es krimnya dikeluarin dulu beberapa saat, baru disajikan.

O iya, tips diatas intinya pada saat es krim dimixer beberapa kali setelah di simpan di kulkas. Hal ini dikarenakan saat dimasukkan di dalam kulkas pertama kali, adonan yang sudah mengembang akan jatuh kebawah, sehingga yang atas lembut tapi yang bawah kasar karena mengendap. Me-mixer salah satu cara agar adonan yang bawah tidak mengendap dan tercampur lagi, sehingga es krim lebih lembut.

Tunggu postingan saya mengenai Membuat Es Krim Sendiri tanpa resep jadi es krim. Mau saya praktikin dulu, hehe

Semoga bermanfaat...
Happy Cooking (^_^)

Sunday, August 25, 2013

Tips: Agar Kue Bolu Tidak Bantat



Buat temen-temen yang baru belajar membuat kue, sering kali kita salah pada saat proses pembuatan kue bolu sehingga menyebabkan kue yang kita buat menjadi bantat. Saya juga pernah beberapa kali gagal ketika membuat kue. Setelah browsing-browsing di internet, alhasil saya menemukan beberapa tips agar kue bolu tidak bantat. Tips dibawah saya ambil dari beberapa web, dan sangat bermanfaat sekali. Sehingga saya putuskan untuk saya share agar teman teman semua mendapat pencerahan.
Berikut tipsnya :

  • Pada saat memanggang di oven
Ketika kue akan dimasukkan ke dalam oven, oven harus dalam keadaan sudah panas. Jadi pada saat mengaduk adonan tepung, nyalakan oven. Karena jika adonan kue dimasukkan ke dalam oven dalam keadaan oven tidak langsung panas maka adonan bisa turun.
  • Cara mengecek kue sudah matang apa belum
jika ingin mengecek kue sudah matang atau belum, tusuk dengan garpu, kalau tidak ada bekas pada garpu maka kue sudah matang. Tapi hindari buka-tutup oven terlalu sering, karena hal ini bisa membuat suhu udara dalam oven jadi tidak stabil. Akibatnya kue yang Anda buat tidak bisa matang dengan sempurna sehingga kue akan jadi bantat.
  • Tepung Terigu
Pilih tepung terigu protein tinggi untuk membuat adonan kue (contoh Cakra Kembar ), untuk alasannya bisa dibaca di Mengenal Jenis Tepung beserta Kegunaannya. Tepung terigu yang digunakan harus benar-benar kering dan lembut. Karenanya, Anda harus menjemur tepung terigu terlebih dahulu dan kemudian ayak agar mendapatkan tepung yang lembut.
  • Backing Powder harus Segar
Saat membuat kue, baking powder berfungsi untuk mengembangkan adonan kue. Karena dikemas dalam wadah plastik yang kering, biasanya orang berpikiran bahwa baking powder ini bisa tahan lama. Padahal, walau belum masuk kadaluarsa, bisa jadi kekuatan baking powder ini tak sekuat dulu.

Baking powder yang sudah terlalu lama akan membuat kue tidak mengembang. Cek dulu kekuatan dan reaksi baking powder sebelum mencampurkannya ke dalam adonan. Cara mengujinya cukup mudah, masukkan saja sedikit baking powder ke dalam air panas. Jika tidak ada gelembung udara yang terbentuk atau tak ada reaksi sama sekali, berarti baking powder ini sudah tidak berfungsi lagi. 
  • Pengocokan Telur
Pilih telur yang sudah dalam kondisi ruangan, bukan yang baru diambil dari lemari es. Selama proses pengocokkan telur, jangan tambahkan bahan lain sampai adonan benar-benar mengembang atau berubah jadi warna putih. Telur hanya dikocok bersama dengan gula. Setelah mengembang, barulah tambahkan bahan lain.
Kalau lagi me-mixer telurnya kalau bisa jangan sampai terkena air karena telur tidak bisa mengembang.
  • Takaran kue
Takaran bahan yang salah juga akan menyebabkan kue menjadi bantat. Maka ikutilah resep yang ada, namun resep yang anda gunakan haruslah sudah benarm jangan hanya resep yang asal-asalan

Semoga bermanfaat (^_^)
Happy Cooking

Tips : Mengenal Jenis Tepung beserta Kegunaannya

Mungkin buat temen-temen RSK masih belum pada tahu beberapa jenis tepung dan kegunaannya. Mungkin ada yang tahu tapi tidak bisa membedakannya, misalnya tepung tapioka dan tepung kanji itu ternyata sama. Yuk kita mengenal beberapa jenis tepung beserta kegunaannya, siapa tau bermanfaat.


1. Tepung Terigu
Terbuat dari biji gandum yang dikupas dan dihaluskan. Dibedakan menurut kadar protein/glutennya. Kadar protein ini menentukan elastisitas dan tekstur sehingga penggunaannya disesuaikan dengan adonan yang akan dibuat. Contoh produsen Bogasari.

Tepung Terigu terdiri dari beberapa macam:
Protein tinggi (kandungan protein >11%). Ketika kena bahan cair glutennya akan mengembang dan saling mengikat dengan kuat membentuk adonan yang liat.B anyak dipakai untuk membuat makanan yang melibatkan ragi. Contoh roti, mie, roti, pasta, donat, kulit martabak. Tidak disarankan untuk kue kering atau kulit pie (bias alot). Contoh : cakra kembar , kereta kencana.
Protein sedang (kandungan protein 8-10%). Paling serbaguna / flexible. Digunakan untuk adonan yang memerlukan kerangka lembut namun masih bias mengembang seperti cake. Bisa untuk gorengan, kue kukus/tradisional, pancake, wafel. Contoh : segitiga biru, gunung bromo
Protein Rendah (kandungan protein 6-8%). Diperlukan untuk membuat adonan yang bersifat renyah. Bisa untuk gorengan, cookies. Contoh roda biru, kunci biru. Tidak disarankan untuk roti, donat dll (bias bantat)

2. Tepung Tapioka / Kanji
Dibuat dari sari pati singkong atau ketela. Efeknya lengket, bening dan kental jika dipanaskan. Gak cocok untuk gorengan karena menyerap minyak dan mengeras kala dingin. Juga untuk pengenyal bakso, membuat cendol dan bahan baku kerupuk.

3. Tepung Sagu
Dibuat dari bagian tengah pohon sagu atau pohon aren. Mirip tepung tapioca namun lebih kering.
Bias untuk bubur, pempek, kerupuk, kue semprit. Salah satu olahan yang terkenal adalah sagu mutiara.

4. Tepung beras
Dibuat dari beras yang ditumbuk. Memberikan efek renyah. Bisa untuk kue tradisional seperti kue mangkok, talam, dan bahan baku pembuatan bihun.

5. Tepung Ketan
Dibuat dari beras ketan. Sifatnya liat dan kenyal. Untuk membedakannya dengan tepung beras, larutkan dengan sedikit air maka larutan tepung ketan akan terasa lebih kental karena mengandung pati yang berperekat. Dipakai untuk kue tradisional seperti onde-onde, getas, dll.

6. Tepung Panir/ Tepung Roti
Terbuat dari roti taar yang dikeringkan dan ditumbuk. Biasanya dipakai untuk coating gorengan seperti risoles, kroket, dll.
Tepung panko adalah tepung roti dengan tekstur paling kasar, membuat rasanya lebih garing dan renyah. contoh penggunaan pada tempura.

7. Tepung Hunkwe
Terbuat dari kacang hijau. Kemasan biasanya kertas yang digulung. Dipakai untuk kue seperti nagasari, cendol dll.

8. Tepung Arroowot/ Tepung Garut
Terbuat dari umbi garut. Karakternya membuat kue lebih renyah dan melembutkan cake. Biasa dipakai membuat kue semprit dan biasanya ditemu di daerah-daerah. Salah satu produsen makanan bayi juga memroduksi biscuit dari tepung ini.

9. Tepung Maizena
terbuat dari pati jagung. Biasa dipakai sebagai pengental pada sup maupun saus. Karakteristiknya member tekstur halus dan lembut pada sponge cake dan pudding serta efek renyah pada kue kering.

10. Tepung Custard
Terbuat dari campuran tepung kentang atau maizena, gula, susu dan kuning telur. Kemasannya biasanya kaleng atau box. Biasanya untuk membuat vla.

11. Havermut / Oatmeal
Terbuat dari biji sereal (avena sativa) , bisa bebrbentuk tepung oat, atau berupa serpihan kasar. Oat dikenal dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL), dan mengandung serat yang lebih banyak dari jenis tepung yg lain, lebih lama dicerna, sehingga menimbilkan efek kenyang yg lebih lama.

12. Tepung premix
Merupakan sebutan untuk tepung instan yang biasanya tinggal diseduh air. Contoh untuk bikin brownies, pancake dll contoh merk Pondan.

Demikian penjelasannya. Semoga bermanfaat (^_^)
Sumber : http://dapurwanita.com/jenis-jenis-tepung-dan-manfaatnya/

Ukuran Rumah Tangga untuk Bahan Makanan

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit gambaran mengenai ukuran rumah tangga bahan makanan. Ukuran Rumah Tangga bahan makanan merupakan suatu patokan yang  biasanya digunakan untuk mengukur bahan makanan tanpa menggunakan timbangan. Bagi kita yang tidak mempunyai timbangan, maka ukuran ini bisa digunakan saat menakar bahan makanan ketika memasa. Karena ketika mencari di internet ada beberapa penjelasan yang berbeda, maka saya gunaka salah satunya (Sumber : http://artikelduniawanita.com/ukuran-takaran-untuk-memasak.html)

Ukuran dasar / Ukuran volume bahan :
  • 1 liter = 1000 cc = 1000 ml
  • 1 ml = 1 cc
  • 1 gelas (cup) = 250 cc = 250 ml
  • 100 cc  = 6 2/3 sendok makan
  • 1 sendok teh = 5 cc = 5 ml
  • 1 sendok makan  = 15 cc = 15 ml
Ukuran Amerika :
  • 1 pound = 16 ounces = 454 gram / 1 kilogram = 2 pon
  • 1 once = 28 gram / 1 ons = 100 gram
  • 1 kilogram = 2,2 pounds
  • 1 quart = 2 pints = 960 ml
  • 1 pints = 2 cups = 480 ml
  • 1 galon = 4 quarts = 3,8 liter
 Ukuran berat bahan :
1 sendok makan
  • Gula pasir = 20 gram
  • Gula bubuk = 10 gram
  • Gula merah padat = 15 gram
  • Mentega / margarine = 15 gram
  • Cokelat bubuk = 5 gram
  • Tepung terigu = 10 gram
  • Tepung maizena = 12 gram
  • Tepung tapioka  = 15 gram
  • Tepung beras  = 15 gram
  • Garam = 10 gram

1 cup
  • Gula pasir = 225 gram
  • Gula bubuk = 110 gram
  • Gula merah padat = 200 gram
  • Gula palem = 140 gram
  • Mentega / margarine = 225 gram
  • Coklat bubuk = 80 gram
  • Tepung terigu = 140 gram
  • Tepung maizena = 125 gram
  • Tepung beras = 110 gram
  • Tepung roti  = 115 gram
  • Tepung sagu / kanji   = 125 gram
  • Minyak goreng = 220 gram
  • Almond bubuk = 170 gram
  • Kenari cincang= 150 gram
  • Havermout = 90 gram
  • Kismis = 190 gram
1 gelas belimbing

  • Tepung terigu = 130 gram
  • Gula pasir = 230 gram
  • Gula Bubuk = 180 gram
  • Mentega / margarine = 210 gram

Telur
  • 1 kilogram telur = 16 butir telur
  • 1 butir telur = 62,5 gram
  • 1 kuning telur = 16 gram
  • 1 putih telur = 46,5 gram
Bawang merah & putih
  • 1 siung bawang = 6 – 8 gram
  • 15 siung bawang = 100 gram
  • 30 siung bawang = 250 gram
Sebagai notifikasi saja, ukuran diatas cuma sebagai patokan saja. Karena setiap orang dalam menakar satu sendok atau ukuran lainnya selalu berbeda-beda. Untuk itu diperlukan eksperiman yang sering agar kita lebih pintar dalam menakan bahan masakan.

Semoga bermanfaat. (^_^)

Tips Membuat Butter Cream Ala Chef Juna

Bahan :
  • 125 gram Margarin putih tawar
  • 75 gram gula tepung
  • 2 sdm Susu kental manis
  • Pewarna makanan (opsional jika cream ingin berwarna)
Cara membuat :
  1. Kocok margarin putih tawar sampai mengembang,
  2. Tambahkan tepung gula, kocok lagi
  3. Tambahkan susu kental manis, kocok lagi
  4. Tambah pewarna makanan jika ingin berwarna, kocok lagi

NB :
Karena saya menggunakan margarin kuning dan tidak tawar makanya masih ada rasa margarin dan warnanya kuning